Selasa, 24 Januari 2012

**5 Selebritas yang Menggunakan Produk Perawatan Kulit Organik


  • Menggunakan bahan perawatan kulit tanpa bahan kimia seperti menjadi tren dewasa ini. Ketakutan terhadap efek buruk produk-produk berbahan kimia merupakan salah satu alasan penting mengapa banyak orang memilih produk yang dekat dengan alam, demikian dilansir The Daily Green.
    Fenomena menarik ini juga didukung dengan aksi yang juga dilakukan oleh para selebritas sehingga tak heran kalau gaya hidup hijau ini semakin meluas diikuti. Berikut lima selebritas yang memilih “jalur hijau” dalam merawat tubuhnya.

    Gwyneth Paltrow

    Aktris cantik dengan segudang prestasi ini sering dianggap sebagai salah satu green celebsbagi banyak orang karena konsistensinya menggunakan berbagai produk organik sejak lama. Karena aktivitasnya yang tergolong menyibukkan, seperti dilansir dari Style List, Gwyneth memiliki pelatih sendiri untuk merekomendasikan produk-produk organik yang akan digunakannya.

    Dialah Tracy Anderson yang memberi saran-saran untuk Gwyneth dalam menggunakan produk tanpa bahan kimia. Kini Gwyneth menggunakan produk seperti eye shadow, bedak, lulur, sabun, serum kulit, dan banyak lainnya.

    Courteney Cox

    Sebagai ibu yang baik, Courteney juga mengaplikasikan gaya hidup hijau terhadap anak perempuannya, Coco Arquette, hasil pernikahannya dengan David Arquette. Sang ibu cantik yang rajin menggunakan kosmetik dan perawatan rumahan alami memberikan pelembap organik untuk anaknya.

    Dikutip dari The Daily Green, aktris yang namanya besar berkat serial “Friends” ini menginginkan kulit lembut anaknya tetap sehat. Oleh karena itu, dia menggunakan pelembap dan sabun organik dengan tingkat sensitivitas yang pas untuk kulit anaknya.

    Hilary Duff

    Fokus perawatan wajah adalah pilihan yang dilakukan aktris dan penyanyi manis ini. Karena ketakutan terhadap efek buruk toksin yang beracun terhadap kulit, Hilary Duff memilih lipstik organik yang bebas toksin.

    Dikutip dari Green Organics, Hilary menggunakan lipstik dengan kadar toksin 0 persen serta mengandung banyak nutrisi alami yang berguna bagi kulit. Madu dan minyak kastor (dari kacang-kacangan) yang terkandung di produk tersebut juga tergolong antioksidan.

    Alicia Silverstone

    Anda mungkin masih mengingat keperkasaannya di film “Batman & Robin”. Di dunia nyata, Alicia adalah sosok wanita yang lembut dan sangat mencintai binatang. Begitu pun pilihan produk organiknya. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan The Telegraph, Alicia mengungkapkan, “Saat saya memilih menjadi orang yang ramah lingkungan, saya membuang jauh-jauh anggapan bahwa memilih produk yang tidak menggunakan percobaan terhadap binatang sebagai siksaan berat.”

    Alicia menggunakan kosmetik yang benar-benar tidak melibatkan percobaan terhadap binatang saat produksinya. Produk tersebut melingkupi shampo, lipstik, pelembap kulit, pencuci muka, dan masih banyak lagi. Tak hanya perawatan kulit dan tubuh, Alicia bahkan juga tidak menggunakan produk yang dihasilkan dari eksploitasi binatang lainnya, termasuk rumahnya yang berbasis panel solar untuk energi.

    Cameron Diaz

    Untuk kesehatan dan kesinambungan pertumbuhan sel kulit yang seimbang, aktris cantik yang mengisi suara Princess Fiona di film “Shrek” ini menggunakan kosmetik organik dengan kandungan vitamin yang mampu memperbaharui elastisitas kulit dan membantu memproduksi kolagen secara alami dan aman bagi tubuh. Produk yang digunakannya pun sudah bersertifikat California Organic Products Act.

    Cameron juga memiliki kulit sensitif, seperti dikutip dari Yell, yang sangat reaktif terhadap bahan-bahan kimia di produk perawatan kulit serta kosmetik yang digunakannya sebelumnya. Karena itu, menggantinya dengan produk organik dianggap menyelamatkan masalah kulitnya selama ini.

**Bebas Stres Setelah Putus Cinta



Bebas Stres Setelah Putus Cinta



Menerima
Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menerima keputusan yang sudah dibuat. Saat memutuskan berpisah, Anda dan mantan kekasih pasti sudah melewati banyak fase dan memiliki beragam pertimbangan. Untuk itu terimalah keadaan ini.


Jaga jarak
Hal ini bukan bertujuan untuk memutuskan tali silaturahmi. Namun setelah putus, sebaiknya Anda dan kekasih menjaga jarak terlebih dahulu. Kondisi emosional Anda dan dia belum stabil. Jangan sampai pertemuan-pertemuan yang tidak perlu justru membuat Anda dan mantan membuat keputusan yang akan disesali nantinya.


Berhenti menyalahkan
Kondisi emosional akan terus terganggu jika Anda terus-menerus membahas kesalahan mantan ataupun kesalahan Anda sendiri. Jangan lagi terpaku pada masa lalu. Jika memang ada kesalahan yang Anda perbuat di hubungan yang lalu, jangan lagi menyalahkan diri sendiri. Perbaikilah diri Anda agar sukses menjalankan hubungan di masa mendatang.


Nikmati kesendirian
Jangan terburu-buru memulai hubungan yang baru. Jangan pernah memulai hubungan karena alasan kesepian. Cobalah nikmati kesendirian Anda terlebih dahulu. Inilah saatnya Anda menikmati waktu dengan para sahabat juga keluarga. Terburu-buru memiliki hubungan baru justru memperbesar risiko Anda mengulangi kesalahan yang sama.

Jangan balas dendam

Balas dendam adalah salah satu tanda bahwa Anda belum rela melepaskan mantan. Lagi pula, tujuan balas dendam hanya akan menyakiti diri Anda sendiri. Berusaha membuat mantan cemburu dan sebagainya hanya akan membuat kesedihan Anda makin berlarut-larut.


Menjalankan hobi
Jika sebelumnya waktu Anda habis untuk berduaan dengan pasangan saja, inilah waktunya melakukan hal-hal yang Anda sukai tanpa memikirkan perasaannya. Anda bisa bersepeda, menyelam, atau sekedar menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan untuk melepas stres.


Bersyukur
Ini mungkin terdengar aneh, tapi yakinlah bahwa perpisahan mungkin jalan terbaik bagi Anda dan mantan untuk saat ini. Seperti yang telah ditulis pada poin pertama, keputusan berpisah bukanlah keputusan terburu-buru, melainkan sudah dipikirkan baik-baik. Mungkin saja perpisahan ini adalah jalan untuk mendapatkan seseorang yang lebih baik.


Bagaimanapun, perpisahan jangan dijadikan alasan untuk menarik diri dari kehidupan sosial. Perpisahan juga bukan alasan untuk “mengobral” diri kepada siapa pun yang Anda anggap menarik. Percayalah, segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan.
Jika Anda merasa perpisahan kali ini sangat menyakitkan, yakinlah, waktu yang akan menyembuhkan perasaan Anda. Semoga berbahagia!